Berita tentang Rektor UI di Media

KOMPAS
Gumilar, Rektor Baru UI
Kampus UI Akan Dijadikan Semacam Mozaik Indonesia

Jakarta, Kompas – Pemungutan suara Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia atau MWA-UI akhirnya memastikan Gumilar R Somantri sebagai rektor baru UI periode 2007-2012. Dari 30 suara MWA-UI, Gumilar mengantongi 25 suara atau lebih dari 85 persen.

Calon lain adalah Sutanto Soehodho (guru besar Fakultas Teknik UI, saat ini Wakil Rektor I UI), meraih 4 suara dan Hasbullah Thabrany (guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI) tidak mendapat suara. Satu suara abstain.

“Saya siap mewujudkan transparansi administrasi keuangan universitas,” kata Gumilar kepada wartawan, Jumat (20/7), seusai menerima ucapan selamat dari dosen, karyawan, dan mahasiswa di Balai Sidang UI, Depok. Ia didampingi Ketua MWA-UI Purnomo Prawiro dan Rektor UI Usman Chatib Warsa.

Gumilar yang secara resmi akan bertugas sebagai rektor per 14 Agustus 2007 juga menyinggung rencana UI untuk tetap mewujudkan sosok diri sebagai kampus rakyat. Sejak berstatus badan hukum milik negara, UI banyak disoroti terkait soal tingginya biaya kuliah.

“Saya akan tetap berusaha menjadikan UI sebagai mozaik Indonesia. Siapa saja, termasuk mereka yang kurang mampu dari seluruh Indonesia, harus bisa kuliah di sini,” katanya.

Ada beberapa skema yang ia paparkan, di antaranya beasiswa bebas sepenuhnya, bebas sebagian dengan hanya membayar beberapa beban kuliah, bantuan biaya hidup selama kuliah, hingga skema pinjaman lima tahun hampir tanpa bunga. “Tentu prioritas kepada mahasiswa kurang mampu,” katanya.

Mengenai sumber pendanaannya, untuk beasiswa sepanjang tahun 2006 saja mencapai Rp 25 miliar, Gumilar menyatakan akan menggalang sumber dana baru. Salah satunya akan bertumpu pada sumber dari kedermawanan sosial (filantropi).

Rektor UI yang masih menjabat, Usman Chatib Warsa, mengatakan, salah satu sorotan penting yang patut terus diperhatikan adalah penyempurnaan manajemen. “Yang paling berat mungkin soal sumber daya manusia, baik kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.

Gumilar menjadi rektor ke-3 UI (di antara 15 periode jabatan) yang berlatar belakang ilmu nonkedokteran. Dua rektor lainnya adalah Soemantri Brodjonegoro (1964-1973) dan Nugroho Notosusanto (1982-1985). (GSA)

SEPUTAR INDONESIA
Gumilar, Rektor Baru UI
Sabtu, 21/07/2007

DEPOK (SINDO) – Prof Dr Der Zos Gumilar Somantri resmi menjadi Rektor Universitas Indonesia (UI) yang baru periode 2007–2012, menggantikan Prof Dr Usman Chotib Warsa.

Pergantian pucuk pimpinan UI tersebut setelah Majelis Wali Amanat (MWA) UI yang berjumlah 19 orang (minus rektor yang tidak berhak memberikan suara) dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), memberikan 25 suara untuk Gumilar. Dekan FISIP UI itu mengungguli dua pesaingnya, yakni Hasbullah Thabrany yang tidak mendapatkan suara dan Sutanto Soehodho yang mendulang empat suara dalam voting seusai debat terbuka di Balai Sidang UI,kemarin.

Total suara berjumlah 29 suara (minus satu suara rektor), karena Mendiknas memiliki 11 suara plus 19 MWA. Sebelum voting dilakukan, debat terbuka yang dipandu moderator Hermawan Kertajaya di hadapan MWA, antara lain Ketua MWA Purnomo Prawiro beserta anggota Alwi Shihab, Emil Salim, Fauzi Bowo, Eko Prasodjo, dan Maswadi Rauf. Seusai voting, Ketua MWA Purnomo Prawiro mengatakan bahwa Gumilar Somantri resmi menjadi Rektor UI yang baru, menggantikan Usman Chatib Warsa. Namun,Gumilar Somantri baru aktif menjalankan tugasnya pada 14 Agustus mendatang.

”Pak Usman masih menjalankan tugas sebagai rektor sampai 14 Agustus nanti. Kami,MWA, berharap masa kepemimpinan Pak Gumilar Somantri UI lebih baik lagi,”ujar Purnomo. Selama menjadi Dekan FISIP UI, lanjut Purnomo, Gumilar Somantri telah memberikan sumbangsih pemikiran yang bagus. Layanan digital e-books dan e-journal di FISIP UI,saat ini terbaik di Asia Tenggara.Ini merupakan salah satu fasilitas pendukung untuk mewujudkan FISIP UI sebagai fakultas sosial terbaik di Asia Tenggara.”Pak Gumilar sudah melakukan yang terbaik di FISIP, tentu dia bisa melakukan yang sama untuk UI secara general,”katanya.

Sementara itu, Rektor UI terpilih Gumilar Somantri mengaku akan melakukan tiga target, yakni transparansi keuangan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik UI, dan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) UI dalam tiga bulan pertama memimpin kampus itu.”Ketiga target itu bukannya kurang, tapi perlu diperbaiki agar lebih baik lagi,” tutur pria asal Tasikmalaya ini. Soal tingginya biaya pendidikan di UI,yang mana hanya orang mampu yang bisa masuk UI,Gumilar mengatakan bahwa putra daerah yang memiliki talent (bakat) dan kemampuan bagus harus diberi kesempatan lebih besar. Setelah mereka masuk UI, mahasiswa kurang mampu diberikan beasiswa yang didasarkan pada prestasi si mahasiswa tersebut.

”Dengan adanya beasiswa, potensi besar mahasiswa daerah yang kurang mampu bisa terus berlanjut (dikembangkan),” tukasnya. Selain itu, mahasiswa kurang mampu bisa diberikan loan (pinjaman) tanpa bunga. Gumilar mencontohkan, di Harvard University, Amerika Serikat, mahasiswa kurang mampu diberikan loan sesuai kebutuhan mereka.Tujuan pemberian loan ini tentu saja untuk menjalin hubungan baik atau ikatan emosional kampus dengan alumni. (sazili mustofa)

REPUBLIKA
Sabtu, 21 Juli 2007
Prof Gumilar Soemantri Rektor Baru UI

DEPOK–Prof Gumilar Rusliwa Soemantri terpilih sebagai rektor baru UI periode 2007-2012. Lewat pemilihan oleh anggota Majelis Wali Amanat (MWA-UI), Gumilar menyisihkan dua calon lain yakni Prof Hasbullah Thabrany dan Prof Soetanto Soehodo.

Dengan perolehan suara mayoritas, 25 dari 30 suara sah (85,5 persen) Dekan Fisip itu menggantikan rektor Usman Chatib Warsa. Acara pemungutan suara berlangsung di Balai Sidang UI Kampus UI Depok, Jumat (20/7) setelah sebelumnya diawali debat terbuka antartiga calon rektor. Calon lain yakni Sutanto mengantongi empat suara (13,68 persen). Prof Thabrany tidak mendapat suara dan satu suara abstain.

Pemungutan suara itu merupakan tahap keempat atau terakhir dari seluruh rangkaian pemilihan yang berlangsung sejak Maret silam. Di antara yang memberikan suaranya adalah anggota MWA, Prof Alwi Shihab, Prof Emil Salim, Fauzi Bowo, dan Hermawan Kertadjaya.

Gumilar mulai bertugas 14 Agustus 2007. Dia merupakan rektor UI kedua yang dipilih setelah lembaga itu berstatus BMHN. Dalam keterangan persnya usai terpilih, Gumilar berjanji pada 100 hari pertama, dirinya akan berusaha meningkatkan keterbukaan dan transparansi pengelolaan manajemen keuangan. Selain itu juga ditekankan perlunya peningkatan kualitas SDM di lingkungan UI termasuk juga memperbaiki kesejahteraan pegawai dan dosen.

Terkait biaya perkuliahan, dia mengatakan akan terus melanjutkan kebijakan subsidi silang. ”Bagi mahasiswa yang mampu harus membayar sesuai kemampuannya, sementara yang tidak mampu akan mendapatkan beasiswa,” paparnya.

Dia juga mengatakan keluarga miskin tetap dapat kesempatan kuliah di UI. Di samping beasiswa, beberapa skema pembiayaan kuliah juga tengah disusun dan dipelajari mana yang dianggap cocok. Skemanya antara lain dibebaskan membayar uang kuliah sekaligus mendapatkan allowance (biaya hidup), hanya dibebaskan membayar uang kuliah, atau memperoleh bantuan berupa loan (pinjaman).

”Ini masih wacana. Tapi mereka yang nantinya mendapat pinjaman bisa melunasi setelah lulus kuliah dan bekerja. Jadi, mahasiswa itu tak memberatkan orang tua di samping mempererat keterikatan dengan almamater,” paparnya. yus
( )

About these ads

3 Komentar

Filed under Berita

3 responses to “Berita tentang Rektor UI di Media

  1. astrid

    OK semoga di bawah kepemimpinan Pak Gum, UI menjadi lebih baik lagi

  2. Boavida Ribeiro

    Selamat siang Pengasuh.
    namaku Boavida Ribeiro, aku dari Timor Leste, aku telah berusaha mencari brosur mengenai Fakultas Hukum dan biaya perkuliahan selama menjadi Mahasiswa di UIini, tp aku sulit untuk mendapatkannya.

    Kiranya dari Leave Response pengasuh bisa memberikan info atau brosur yg lengkap ke alamat email saya ini vida0678@yahoo.com

    saya sangat berterima kasih kalo bapak mau memberikan info yg lengkap.

    Salam
    Boavida Ribeiro.

  3. Pak Gumilar itu figur yang enerjik. Sempat menjadi Dekan ku di FISIP. Setelah itu beliau ditakdirkan menjadi orang nomor 1 di UI.
    Saya kalo ngeliat beliau, apalagi kalo berbicara, itu memberikan stimulus yg luar biasa buat saya.
    Beliau layak memimpin UI.
    Selamat Prof.
    semoga sukses.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s