Diarsipkan di bawah: Community
Dunia jurnalistik cukup diminati kalangan mahasiswa Indonesia. Setidaknya, kondisi ini tergambar lewat acara yang diadakan oleh Badan Otonom Economica (BOE) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Puluhan mahasiswa, dengan antusias, menghadiri seminar tentang dunia jurnalistik yang bertemakan Investigative Journalism, Senin, (7/5). Acara berlangsung di auditorium FEUI dari pukul 09.00 sampai 16.30 WIB.
Sesi pertama membahas The Phenomena of Investigative Journalism dengan narasumber Andreas Harsono (anggota International of Investigative Journalist) dan Dandy Laksono (Wartawan investigasi). Pada sesi ke-2 giliran Moammar Emka penulis buku laris Jakarta Undercover, Pieter P Gero dari Kompas dan Dosen Fakultas Psikologi UI Dicky Pelupessy menyajikan pembahasan tentang Excitement In Revealing Desirable News.
Mengutip tokoh jurnalisme investigasi modern, Robert Greene, menurut Harsono liputan investigasi merupakan karya seorang atau beberapa wartawan atas suatu hal yang penting terkait dengan kepentingan masyarakat. Namun yang membedakannya ia dirahasiakan oleh mereka yang terlibat. Liputan investigasi minimal memiliki tiga elemen dasar.
Pertama, liputan yang dihasilkan harus asli dari wartawan, bukan hasil investigasi pihak lain yang ditindaklanjuti oleh media.
Kedua, subyek investigasi merupakan kepentingan bersama yang cukup masuk akal untuk mempengaruhi kehidupan sosial mayoritas pembaca surat kabar atau pemirsa televisi bersangkutan.
Ketiga, ada pihak-pihak yang mencoba menyembunyikan kejahatan ini dari hadapan publik.
Dalam aspek psikologis, Dicky Pelupessy mengatakan bahwa tindakan manusia searah dengan usaha pemenuhan kebutuhannya. Dan manusia tersebut merasa bahwa kebutuhannya dapat terpenuhi melalui pendekatan dan gaya jurnalisme invetigasi. Kondisi inilah yang dimanfaatkan oleh media. Media menyajikan “faktualitas” serta memberikan informasi yang menstimuli struktur pengetahuan individu.
Sebelum seminar ditutup, pihak panitia mengadakan sebuah game yang diikuti oleh 4 peserta dan dipandu oleh Moammar Emka. Masing-masing peserta mendapatkan buku karya Moammar Emka. Hendra
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

jangan lupa datang Journalist Days 2008 ya
Komentar oleh azia 6 September, 2007 @ 6:09 am